Aku ingin meruntuhkan dinding ingatan
Dimana tidak ada detik,menit,jam,hari,bulan dan tahun yang berlalu tanpa mengenalmu
Aku ingin menghilangkan teriakan-teriakan kepedihan
Ketika kau melepaskan kami di savana untuk memakan rumput yang tetap hijau oleh airmata ibu
Aku ingin menanggalkan seluruh luka,seluruh duka
Yang kau bangun tanpa ada jeda
Ada hal yang tak pernah terjawab sampai kau benar-benar hilang
Meninggalkan pertanyaan-pertanyaan
Sementara Kau bukan senja yang akan kembali untuk kurindukan
Dua hari setelah perhitungan lima puluh enam usiamu semestinya,
Tak ada yang aku lupa
Seperti jeritan-jeritan masa kanak-kanak ku yang kau rampas
Masih jelas, masih nyata seperti slide-slide pada lembar presentasi
Ada malam yang sunyi dengan airmata
Menyusuri jalan yang tak kami kenal
Ada tangan yang menggenggamku meski aku tau tangannya saat itu jauh lebih rapuh
Aku ingin menghapus semua ketidakberdayaan
Seluruh usia kuhabiskan untuk membunuh ingatan
Berdamai
Bukan tidak ingin
Aku ingin
Aku ingin mengingatmu dengan sebuah senyum
Memajangnya di jendela hati
Minggu, 22 Mei 2016
Impian tentang sebuah senyum
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar